<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Inspirasi atau Plagiat?</title>
	<link>http://suplalerijo.blogsome.com/2006/06/06/inspirasi-atau-plagiat/</link>
	<description>Sup laler ijo itu bau dan nggak enak, tapi masih ada gunanya. Baca dan pelajari ciri-cirinya agar tulisan kamu nggak jadi sup laler ijo.</description>
	<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 07:22:01 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: Mia</title>
		<link>http://suplalerijo.blogsome.com/2006/06/06/inspirasi-atau-plagiat/#comment-18</link>
		<pubDate>Fri, 12 Oct 2007 04:34:11 +0100</pubDate>
		<guid>http://suplalerijo.blogsome.com/2006/06/06/inspirasi-atau-plagiat/#comment-18</guid>
					<description>Salam kenal, Mbak/Mas Sup Laler Ijo. Saya belajar banyak blog ini. Banyak yang tadinya nga tahu jadi tahu. Lebih banyak yang saya setujui daripada yang tidak saya setujui. Tapi kalau saya boleh protes sedikit mengenai salah satu yang TIDAK saya setujui, itu adalah cuplikan ini:

&lt;i&gt;&quot;Anda juga bisa mengirim sejumlah uang sebagai ucapan terima kasih (baca: kalau Anda takut pengarang aslinya berkoar-koar).&quot;&lt;/i&gt;

Kalau ada penulis yang karya-nya diplagiat/ide-nya dicuri, masalahnya nga semudah ini. Masih banyak penulis yang nga mempan sama 'uang bungkam'. Karena masalah ide itu bukan sekedar masalah uang. Ini kan menyangkut kadar etika di pencuri dan usaha/kerja keras/kreativitas di penulis asli. Menurut saya masih banyak penulis yang lebih menghargai diberi pengakuan dalam bentuk tulisan (ucapan terima kasih di dalam buku ybs, misalnya) dibanding 'uang bungkam'. Ini lebih dari sekedar masalah uang.

Maaf kalau tidak berkenan di hati Mbak/Mas Sup Laler Ijo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Salam kenal, Mbak/Mas Sup Laler Ijo. Saya belajar banyak blog ini. Banyak yang tadinya nga tahu jadi tahu. Lebih banyak yang saya setujui daripada yang tidak saya setujui. Tapi kalau saya boleh protes sedikit mengenai salah satu yang TIDAK saya setujui, itu adalah cuplikan ini:</p>
	<p><i>&#8220;Anda juga bisa mengirim sejumlah uang sebagai ucapan terima kasih (baca: kalau Anda takut pengarang aslinya berkoar-koar).&#8221;</i></p>
	<p>Kalau ada penulis yang karya-nya diplagiat/ide-nya dicuri, masalahnya nga semudah ini. Masih banyak penulis yang nga mempan sama &#8216;uang bungkam&#8217;. Karena masalah ide itu bukan sekedar masalah uang. Ini kan menyangkut kadar etika di pencuri dan usaha/kerja keras/kreativitas di penulis asli. Menurut saya masih banyak penulis yang lebih menghargai diberi pengakuan dalam bentuk tulisan (ucapan terima kasih di dalam buku ybs, misalnya) dibanding &#8216;uang bungkam&#8217;. Ini lebih dari sekedar masalah uang.</p>
	<p>Maaf kalau tidak berkenan di hati Mbak/Mas Sup Laler Ijo.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
